Jumat, 24 Oktober 2014

Obesitas dan Alkohol Memicu Sakit Jantung

 Obesitas dan 4lk0h0l Memicu Sakit Jantung

 

Obesitas dan 4lk0h0l memicu sakit jantung. Selama ini gen dianggap pemicu sakit jantung. Namun hubungan pada gen ini tak sekuat yang diperkirakan.

Peneliti menyebutkan bahwa gaya hidup lebih berperan daripada "keturunan". Gaya hidup tidak sehat seperti mer0k0k, makan sembarangan, minuman ber4lk0h0l dan jarang olahraga malah lebih kuat menyebabkan sakit jantung.

Obesitas dan 4lk0h0l memicu sakit jantung. Penelitian dari Intermountain Medical Centre Heart Institute di Murray, Utah meneliti mereka yang di keluarganya punya sejarah sakit jantung.  Ditemukan walau penyakit jantung bisa diwariskan namun bisa tambah buruk kalau gaya hidup tidak sehat.

Obesitas dan 4lk0h0l memicu sakit jantung. Penelitian ini dimunculkan di konferensi American Society of Human Genetics di San Diego. Hasil dari penelitian ini bisa membantu penelitian genetik soal sakit jantung.

Coklat, Kacang dan Anggur Bisa Memperkuat Tulang

 Coklat, Kacang dan Anggur Bisa Memperkuat Tulang


Tulang kuat tak hanya karena olahraga dan kalsium. Coklat, kacang dan anggur bisa memperkuat tulang. Ada senyawa bernama resveratrol yang bisa mencegah radang tulang.

Senyawa ini ada di coklat, anggur dan kacang. Dalam segelas minuman anggur senyawa ini juga ada. Peneliti dari Denmark sudah meneliti akan hal ini pada tulang tikus.

Coklat, kacang dan anggur bisa memperkuat tulang. Tak hanya itu, peneliti Denmark menyimpulkan bahwa senyawa resveratrol juga menguatkan tulang pria. Bisa dikatakan senyawa ini akan memegang peranan penting dalam pengobatan osteoporosis.

Penelitian ini terbit di  Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism juga menilai ketebalan mineral tulang  pada 66 pria paruh baya dengan sindrom metabolisme. Coklat, kacang dan anggur bisa memperkuat tulang. Selama 16 minggu 66 pria itu mengonsumsi resveratrol sebanyaj 500 mg.

Membersihkan Luka Dengan Alkohol Ternyata Bukan Tindakan yang Tepat

 Membersihkan Luka Dengan 4lk0h0l Ternyata Bukan Tindakan yang Tepat


Dokter Jaka Suganda dari perusahaan produk kesehatan dan kecantikan, PT Beiersdorf Indonesia, mengungkap, membersihkan luka dengan 4lk0h0l ternyata bukan tindakan yang tepat. Ia menjelaskan, 4lk0h0l memang mengandung desinfektan untuk membunuh bakteri. Namun, ketika pembuluh darah terbuka karena luka, pemberian 4lk0h0l justru bisa merusak jaringan sekitarnya. "4lk0h0l bisa merusak sel-sel yang mau tumbuh, jadi penyembuhan agak lama," tutur Jaka.
Tak hanya itu, 4lk0h0l juga bisa masuk ke aliran darah melalui kulit yang terluka, dan ini jelas tidak baik bagi kesehatan. Memang, sebelum diobati luka harus dibersihkan terlebih dahulu. Namun, Jaka menyarankan untuk menggunakan air steril, atau bila tidak ada, menggunakan air bersih.

Selain air, penggunaan rivanol juga diperbolehkan karena dapat membunuh bakteri atau menghambat pertumbuhan kuman pada kulit yang terluka. Nah, setelah daerah luka benar-benar bersih, barulah luka diobati.

Untuk menghindari risiko membersihkan luka dengan 4lk0h0l, kita bisa meneteskan obat merah untuk membunuh kuman atau bakteri di darah luka. Setelahnya, kita dianjurkan untuk menutup luka dengan plester, atau kasa steril bila luka cukup lebar.

Inilah Tips Agar Rambut Tetap Sehat

 Inilah Tips Agar Rambut Tetap Sehat
 

Rambut sehat berkilau adalah damban setiap orang sebagai simbol kecantikan. Ini terbukti dengan dikeularkannya jutaan dolar setiap tahun untuk produk perawatan rambut. Berikut ini saran yang bisa membantu agar rambut tetap sehat:

1. Perlakukan rambut dengan lembut

Rambut basah sangat rapuh karena dapat teregang. Bila memungkinkan, keringkan rambut tanpa alat pengering. Sikat dengan bahan alami akan lebih baik daripada sikat sintetis, karena sikat sintetis dapat mematahkan rambut. Jika lebih menyukai sisi, gunakan sisir dengan gigi yang jarang, untuk menghindari cedera rambut. Jika sampai harus menggunakan pengering rambut, gunakan dengan temperatur rendah, dan biarkan rambut masih sedikit lembap.

2. Cuci rambut bila diperlukan

Seberapa banyak rambut perlu dicuci, tergantung pada jenis rambut, keadaan cuaca, aktivitas fisik, dan bahkan mungkin aktivitas. Mencuci rambut setiap hari tidak merusak rambut, selama dilakukan secara lembut.

3. Pilihlah model rambut yang sehat

Gaya dan penataan rambut tertentu dapat menyebabkan rambut patah atau kerusakan akar. Hindari menjalin rambut terlalu kuat, menyanggul atau mengikat rambut terlalu kencang, juga jangan terlalu kencang menggulung rambut.

Menggunakan secara berlebihan penggulung yang dipanaskan listrik, atau penggulung listrik yang panas dapat merusakkan rambut, bahkan membuat rambut jadi kasar. Gunakan peralatan ini secara berhati-hati.

4. Berhati-hati dengan pewarnaan

Pemutih rambut secara kimiawi mengubah butiran melanin pada lapisan tengah tiap helai rambut. Meski dilakukan secara berhati-hati, pemutihan yang terus-menerus, tetap dapat merusak rambut yang sehat dan kuat, hanya saja ini tidak sampai merusak akar rambut, tempat tumbuhnya rambut baru.

Pewarna rambut bekerja mirip cat, yaitu melapisi tiap helai rambut dengan warna atau mencampurnya dengan granula melanin tanpa mengubahnya. Jenis pewarna ada yang untuk sementara, yang akan luntur bila dicuci. Selain itu ada jenis semipermanen dan permanen, yang menembus rambut.

5. Hindari kerusakan akibat bahan kimia dan sinar matahari

Terlalu banyak terpapar sinar matahari, angin dan bahan kimiawi air kolam renang dapat membuat rambut kering dan kusut.

6. Mengonsumsi makanan secara berimbang

Kualitas rambut sebagian dapat mencerminkan kecukupan gizi. Berbeda dengan yang pernah kita dengar atau baca, mengonsumsi ekstra protein atau asam amino ternyata tidak meningkatkan pertumbuhan rambut. Namun, diet cepat untuk menurunkan berat badan serta gangguan makan seperti anoreksia nervosa, secara dramatis dapat sangat merusak rambut.

Mencegah dan Merawat Kuku Jari Kaki yang Tumbuh ke Dalam Kulit

Mencegah dan Merawat Kuku Jari Kaki yang Tumbuh ke Dalam Kulit


Kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam kulit biasanya terjadi pada ibu jadi kaki. Terbentuk ketika tepi kuku melengkung dan masuk ke dalam jaringan lunak di bawahnya.

Kuku jari kaki tumbuh ke dalam biasanya disebabkan oleh:

1. Pemotongan kuku yang tidak benar

2. Kuku di bagian tepi bertumbuh lebih cepat daripada bagian tengah

3. Tekanan sepatu yang terlalu sempit

Jika terasa sangat tidak nyaman, timbul nanah atau kemerahan yang berasal dari tepi ibu jari kaki, periksalah ke dokter. Dokter akan mengangkat bagian kuku yang tumbuh ke dalam dan memberi resep antibiotik.

Untuk mencegah dan merawat kuku jari kaki yang tumbuh ke dalam kulit, ikuti beberapa saran perawatan berikut ini:

1. Guntinglah kuku secara lurus, tidak membentuk lengkung di ujungnya dan jangan terlalu pendek.

2. Gunakan kaos kaki dan sepatu dengan ukuran tepat dan jangan sampai ada tekanan berlebihan pada jari kaki.

3. Jika perlu, gunakan sepatu model terbuka atau sandal.

4. Rendam kaki dalam air garam hangat (1 sendok makan setiap liter air) selama 30 menit, empat kali sehari, untuk mengurangi pembengkakan dan sakit.

5. Setelah direndam, letakkan potongan kecil kapas steril di bawah ujung kuku yang masuk itu. Dengan demikian, diharapkan kuku akan tumbuh ke arah atas ujung kulit. Gantilah kapas setiap hari, sampai nyeri dan kemerahan menghilang.

6. Bubuhkan salep antibiotik pada bagian yang terasa sakit.

Lima Cara Teh Lemon Turunkan Berat Badan


 Lima Cara Teh Lemon Turunkan Berat Badan

 

Sebagian besar dari kita tahu, teh lemon atau yang dikenal dengan lemon tea merupakan salah satu minuman lezat yang kaya akan manfaat kesehatan, salah satunya dalam proses penurunan berat badan. Sebuah penelitian terbaru mengungkap, teh lemon mampu menurunkan berat badan dengan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap harinya. Tak hanya itu, teh lemon juga mengandung fitokimia-yang membantu mencegah beragam penyakit berat seperti jantung, diabetes, kanker, dan osteoporosis. Sebagai penjelasan, berikut adalah lima cara teh lemon turunkan berat badan.

1. Mengurangi stres

Vitamin C dalam lemon akan menurunkan tingkat hormon kortisol, hormon stres. Kadar kortisol yang tinggi sendiri diketahui memicu penumpukan lemak pada perut. Hal ini terjadi, karena stres akan memicu hormon tersebut dan membuat orang makan lebih banyak. Bahkan, sebuah penelitian mengungkap, wanita yang merasa tertekan biasanya akan lebih mudah gemuk.

Vitamin C yang didapatkan dari teh lemon sendiri akan membantu kita mencegah penumpukkan lemak dengan menurunkan tingkat stres.

2. Membersihkan racun

Asam sitrat dalam lemon bisa memperbaiki sistem pencernaan dan mengeluarkan racun dari ginjal dan lever. Selain itu, asam sitrat juga akan membantu menetralkan tingkat keasaman dalam sistem pencernaan. Asam sitrat ini penting untuk membuat tubuh berfungsi dengan baik, sembari mencegah rasa kembung dan sembelit.

3. Mengurangi lemak

Lemon meningkatkan penyerapan cachetins, yaitu antioksidan yang ada dalam teh hijau. Kombinasi lemon dan teh hijau akan membuat tubuh menyerap cachetins tiga kali lebih cepat pada aliran darah. Selanjutnya, cachetins ini akan meningkatkan pembakaran lemak pada perut. Tak hanya itu, asam sitrat juga mengurangi penyerapan gula dari makanan, dengan mengurangi jumlah gula yang diubah menjadi lemak.

4. Mengurangi asupan kalori   

Tanpa krim dan gula, teh lemon memiliki kalori yang sangat sedikit. Inilah cara teh lemon turunkan berat badan. Kita bisa minum sebanyak yang kita suka dan tetap mempertahankan asupan kalori berkurang dan memungkinkan penurunan berat badan.

Setiap 8 Menit, Satu Anak Mengalami Kesalahan Pemberian Obat dari Orangtua atau Pengasuhnya

 Setiap 8 Menit, Satu Anak Mengalami Kesalahan Pemberian Obat dari Orangtua atau Pengasuhnya


 Kesalahan pemberian obat ke anak bisa berdampak serius. Sayangnya, dalam 8 menit satu anak mengalami kesalahan pemberian obat dari orangtua atau pengasuh mereka. Demikian menurut studi yang dilakukan di AS.

Diketahui, 63.000 anak berusia kurang dari 6 tahun mengalami kesalahan pemberian obat antara tahun 2002 dan 2012. Kesalahan pemberian obat itu mayoritas terjadi di rumah.

"Beberapa kesalahan ini memiliki konsekuensi yang sangat serius," kata penulis studi Dr Huiyun Xiang, direktur Pusat Penelitian Trauma Pediatrik di Rumah Sakit Anak di Columbus, Ohio.

Selama kurun waktu penelitian, 25 anak meninggal akibat kesalahan pengobatan, dan 4.658 anak harus masuk rumah sakit. Para peneliti juga menemukan jumlah kesalahan yang melibatkan penggunaan obat batuk dan demam mengalami penurunan 59 persen antara tahun 2002 dan 2012, tetapi jumlah kesalahan yang berhubungan dengan penggunaan obat lain meningkat hampir 43 persen.

Pada tahun 2007, Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat menganjurkan untuk membatasi penggunaan obat batuk dan demam pada anak-anak di bawah usia 6 tahun. Hal ini karena tidak ada bukti bahwa obat tersebut efektif untuk anak-anak. Efek samping dari obat-obat tersebut juga sering ditemukan.

Tidak jelas mengapa ada kenaikan pada kesalahan pemberian obat. Para ahli menduga hal itu ada hubungannya dengan meningkatnya penggunaan obat penghilang rasa sakit dan antihistamin yang biasanya digunakan untuk alergi pada anak-anak.

Menurut penelitian ini, lebih dari 25 persen kesalahan pengobatan disebabkan karena secara tidak sengaja meminum atau mengonsumsi obat sebanyak dua kali, padahal hanya satu dosis yang dibutuhkan.

Para peneliti juga menemukan bahwa semakin kecil usia anak, semakin besar pula  kemungkinan mereka untuk mengalami kesalahan pengobatan. Sebanyak 25 persen kasus kesalahan terjadi pada anak berusia kurang dari 1 tahun.

"Anak-anak yang berusia sangat muda mungkin belum bisa berkomunikasi dengan orang tua dan pengasuhnya, sehingga tidak dapat memberitahu orang-orang dewasa bahwa mereka telah mengonsumsi obat,” katanya.

Betapa mengerikan hasil penelitian yang menyatakan setiap 8 menit satu anak mengalami kesalahan pemberian obat dari orangtua atau pengasuh. Karena itu sebagai orangtua, kita harus lebih memperhatikan obat yang akan dikonsumsi anak. Lebih baik lagi jika melakukan pencatatan dosis dan pemberian obat. Saat ini di ponsel pintar juga tersedia aplikasi khusus untuk pemberian obat, termasuk mengukur dosis yang paling tepat.