Sabtu, 29 November 2014

Tips Mengatasi Nyeri Karena Gigi Berlubang

 Tips Mengatasi Nyeri Karena Gigi Berlubang

 
Gigi berlubang pada umumnya terjadi akibat infeksi bakteri. Karies gigi ini menimbulkan sakit atau nyeri yang luar biasa. Nyeri dapat timbul secara langsung pada gigi atau biasa disebut ngilu, dan dapat pula muncul pada gusi akibat adanya pembengkakan.

Berikut tips mengatasi nyeri karena gigi berlubang:

1. Berpikirlah tenang dan santai. Pikiran tenang merupakan salah satu bentuk relaksasi. Ketika tubuh dan pikiran merelaksasi, maka aliran hormon analgetik alami di dalam tubuh meningkat. Pengaruhnya adalah rasa sakit dapat reda.

2. Menyetel musik yang lembut. Sedapat mungkin musik instrumental. Selain menghibur, musik instrumental khususnya yang menggunakan alunan seperti biola, flute dan saxofon terbukti dapat meningkatkan produksi dopamin dan morfin alami tubuh, sehingga mampu membantu meredakan rasa sakit. Musik juga mampu menurunkan gelombang otak, sehingga relaksasi dapat lebih cepat tercapai. Musik yang lembut dapat pula membantu meningkatkan daya tahan tubuh sehingga selain rasa ngilu reda, infeksi dapat dieliminasi dengan bertambahnya aktivitas sistem kekebalan tubuh.

3.  Minum teh hangat. Minum teh hangat memberikan beberapa efek positif bagi kondisi nyeri akibat gigi berlubang. Manfaat yang pertama adalah sensasi hangat membantu meredakan sakit dan mengurangi pembengkakan. Kemudian teh memiliki daya analgetik sekaligus penenang dan juga antibiotik alami. Berdasarkan penelitian, teh dapat dijadikan obat kumur yang efektif karena bisa menurunkan jumlah koloni makteri penyebab gigi berlubang. Teh hijau memiliki daya anti bakteri yang relatif lebih tinggi dibandingkan teh hitam.

4. Tips mengatasi nyeri karena gigi berlubang berikutnya adalah menghindari stress. Stress dapat menjadi menjadi pemicu timbulnya berbagai jenis penyakit. Stress juga bisa menurunkan daya tahan tubuh. Dengan adanya stress, rasa sakit semakin terasa dan infeksi dapat menjadi semakin parah.

5. Mengurangi konsumsi manis. Makanan atau minuman berasa manis meningkatkan kepekaan sel saraf terhadap sensasi rasa, termasuk rasa nyeri. Demikian pula makanan asam.

6. Berkumur dengan air hangat yang mengandung garam. Sebagian besar garam diberi unsur tambahan yodium, yodium dapat dipakai sebagai anti bakteri. Kemudian air hangat akan membantu menekan rasa sakit.

Demikian tips  mengatasi nyeri karena gigi berlubang. Semoga bermanfaat.

Nutrisi Untuk Kesehatan Mulut dan Gigi

 Nutrisi Untuk Kesehatan Mulut dan Gigi

Gigi dan mulut merupakan bagian dari alat pencernaan yang sangat penting. Jika gigi atau mulut sedang sakit atau mengalami gangguan yang lain, makanan seenak apa pun tidak akan bisa dirasakan dengan baik. Selain itu, gigi juga menjadi salah satu bagian terpenting dari penampilan terkait kebersihannya. Jika kita memiliki gigi yang bersih dan sehat, selain bisa makan dengan nyaman, kita akan memiliki percaya diri yang tinggi ketika berkomunikasi dengan orang lain. Beda halnya jika gigi kotor dan mulut berbau tidak sedap, percaya diri akan pudar dan aktifitas komunikasi kita akan terganggu. Oleh karena itulah kita harus menjaga kebersihan gigi dan mulut serta menjaga asupan nutrisi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut bisa kita lakukan dengan memakan makanan yang bernutrisi, seperti :

Buah Apel, Pir dan kiwi.  Buah apel dan pir jika dikonsumsi secara teratur akan membantu menambah produksi air liur di dalam mulut dan membantu membersihkan plak di bagian dalam gigi. Selain itu, keduanya kaya akan mineral dan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan mulut. Buah kiwi kaya akan vitamin C yang akan membantu menjaga jaringan kolagen pada gusi sehingga gusi akan terhindar dari infeksi serta memperkuat gusi.

Ikan salmon. Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 dan vitamin D yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Susu dan yogurt. Susu dan yogurt kaya akan nutrisi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Salah satunya adalah kalsium yang akan menjaga kekuatan gigi sehingga terhindar dari resiko erosi. Selain itu, keduanya kaya akan vitamin D yang juga mampu menjaga kesehatan tulang dan gigi seperti ikan salmon.

Bawang. Mengonsumsi bawang mentah, dapat membantu mengusir bakteri yang ada di dalam mulut. Hal ini akan membantu menghindarkan gigi dari kerusakan.

Biji wijen. Biji wijen kaya akan kalsium yang bermanfaat untuk menjaga kekuatan gigi. Selain itu, biji wijen juga bisa membantu melarutkan plak yang menempel di gigi.

Air Putih. Berkumur dengan air putih atau air mineral secara rutin, akan membantu membersihkan mulut dari kotoran sehingga kebersihan gigi dan gusi akan terjaga. Air putih juga baik dikonsumsi untuk menjaga mulut agar tidak kering sehingga produksi air liur lebih dari cukup.

Mengonsumsi berbagai macam makanan di atas, nutrisi untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi akan tercukupi.

Amankah Pemakaian Behel Pada Anak

 Amankah Pemakaian Behel Pada Anak
 

Pemakaian kawat gigi atau behel pada anak-anak memang masih menjadi perdebatan di kalangan ahli orthodontik. Sebagian dari mereka menyarankan melakukan perawatan sejak dini agar perubahan dapat terjadi segera mungkin serta selesai pada saat mereka(anak-anak) beranjak remaja. Sebagian lainnya dengan tegas mengatakan harus menunggu sampai usia minimal 10 tahun, ketika seluruh gigi susu anak sudah terganti dengan gigi yang baru (gigi tetap/permanen).

Amankah pemakaian kawat gigi atau behel ini pada anak-anak sesungguhnya amat bergantung kepada operator yang menjalankan perawatan ini. Berkonsultasi dengan dokter ahli dapat memberikan informasi yang tepat dan benar-benar Anda butuhkan. Behel sebenarnya digunakan untuk merapikan susunan gigi yang posisinya tidak/kurang rapi, terlalu maju, bertumpuk, berjauhan antara satu gigi dengan gigi lainnya atau sungsang yang mengakibatkan gangguan pada proses mengunyah dan menutup mulut. Juga untuk menyempurnakan bentuk rahang yang terlihat tidak proporsional dengan postur wajah secara keseluruhan (rahang atas berada tidak sejajar dengan rahang bawah atau sebaliknya rahang bawah berada lebih maju dari rahang atas). Maka pastikan Anda mengikuti keinginan anak-anak menggunakan behel karena kebutuhan-kebutuhan tersebut, bukan sekedar mengekor trend yang sedang dilakukan banyak orang saat ini. Pasalnya, penggunaan behel, mutlak harus diikuti dengan pemeliharaan kesehatan dan kebersihan gigi yang lebih teliti, sehingga kotoran dari sisa makanan yang tertinggal di sela-sela behel dapat menjadi bakteri yang justru berdampak negative bagi kesehatan gigi dan mulut pada umumnya, misalnya peradangan gusi dan gigi berlubang.

Para dokter orthodontic tentu dapat menjelaskan seberapa urgent-nya anak Anda memerlukan kawat gigi, mendiagnosis dan merekomendasikan jenis behel seperti apa yang kemudian aman digunakan bagi mereka.Tingkat keamanan pemakaian behel pada anak juga ditentukan oleh keputusan Anda memilih dokter. Dokter gigi biasa, mungkin bisa memberikan perawatan ini, tetapi mengunjungi ahlinya (orthodontic) lebih memastikan optimalisasi pengerjaan dalam proses pemasangan dan modifikasi estetika pada wajah.

Terakhir, hal yang harus mendapatkan perhatian tentang amankah pemakaian behel pada anak anda adalah dengan terus-menerus mengingatkan, mengedukasi, mengawasi dan membantu mereka (anak-anak) melakukan perawatan kesehatan mulut dengan disiplin menyikat gigi dengan pasta gigi berflouride yang mencegah kebolongan, menggunakan obat kumur, memilihkan sikat gigi khusus pengguna behel yang dapat menjangkau seluruh posisi gigi dan mengunjungi dokter secara teratur.

Strategi Penderita Diabetes Hadapi Puasa Menjadi Menyenangkan

 Strategi Penderita Diabetes Hadapi Puasa Menjadi Menyenangkan


Bagi penderita diabetes, mungkin harus mengkonsultasikan keadaannya sebelum dia memulai untuk berpuasa. Strategi penderita diabetes hadapi puasa cukup sederhana, langkah awal yang harus dilakukan adalah datang ke dokter dan mengecek kadar gula dalam darah. Dokter juga akan memberitahukan apakah Anda bisa berpuasa atau tidak. Kemudian Anda harus mengatur ulang jadwal makan dan pengobatan, proses pengobatan selama berpuasa tidak boleh dihentikan, hanya saja ada sedikit perubahan jadwal yang disesuaikan dengan waktu sahur dan berbuka.

Jenis makanan yang Anda konsumsi harus sangat diperhatikan, apalagi jika Anda memiliki kadar gula yang cukup tinggi, karena biasanya saat berpuasa banyak sekali makanan manis yang akan dihidangkan, misalnya sirup, kolak, teh manis, dan yang lainnya. Anda harus menahan untuk tidak mengkonsumsinya, Anda bisa menggantinya dengan makanan lain yang mengandung pemanis alami seperti buah-buahan dan memperbanyak minum air putih.

Mengatur Waktu Makan, Jenis, Dan Jumlahnya

Setiap orang memang harus mengatur pola makannya dengan baik, terlebih seorang penderita diabetes yang ingin berpuasa. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pola makan penderita diabetes saat berpuasa, yaitu waktu makan, jenis makanan, dan jumlahnya. Strategi penderita diabetes hadapi puasa adalah merubah waktu makan dan menyesuaikannya dengan waktu sahur dan berbuka. Memakan snack seperti buah bisa dilakukan sebelum dan sesudah shalat tarawih. Jenis makanan yang dikonsumsi juga harus diperhatikan, makanan yang mengandung banyak lemak, karbohidrat dan gula sebaiknya dihindari. Makanan yang harus dihindari saat bulan puasa misalnya kolak, karena makanan ini manis dan bersantan. Jumlah makanan yang dikonsumsi juga tidak boleh berlebihan, makanlah secukupnya.

Pengobatan Tidak Dihentikan

Yang harus diketahui oleh pada penderita diabetes adalah pengobatan saat berpuasa tidak dihentikan, hanya saja diatur ulang dan menyesuaikan dengan pola makan saat berpuasa. Hal ini menjelaskan bahwa bagi beberapa penderita diabetes, puasa bisa dilakukan dan sebaiknya penyakit ini tidak dijadikan alasan untuk tidak berpuasa, apalagi puasa Ramadhan yang memang wajib untuk umat muslim. Agar anda merasa yakin, sebaiknya datangi dokter dan konsultasikan keadaan anda. Banyak cara yang bisa anda lakukan untuk berpuasa dengan nyaman. Dengan mengetahui apa saja strategi penderita diabetes hadapi puasa, Anda akan merasa lebih nyaman untuk berpuasa. Puasa adalah perbuatan baik dan akan menghasilkan sesuatu yang baik, jadi bersemangatlah untuk berpuasa!

Tips Membiasakan Anak Sikat Gigi Sebelum Tidur

 Tips Membiasakan Anak Sikat Gigi Sebelum Tidur
 

Menerapkan kebiasaan yang baik pada anak memang dirasa cukup sulit, namun semua itu bukan perkara sulit jika kita sebagai orangtua mau dan disiplin mengajarkannya kepada anak. Bimbingan dan arahan yang terus menerus dari orangtua akan menjadi suatu rutinitas atau kebiasaan bagi anak. Jika satu kali saja tak melakukan rutinitas tersebut, maka dengan sendirinya anak akan merasa ada yang kurang dalam kegiatannnya. Sama halnya dengan rutinitas menyikat gigi sebelum tidur. Banyak anak-anak yang selalu bermalas-malasan ketika orangtua menyuruhnya untuk membersihkan gigi, padahal jika tidak dijaga kebersihannya sedini mungkin, maka bukan tak mungkin suatu hari anak akan merasakan sakit gigi. Jika menemui kendala ada baiknya para orangtua berusaha mencari tips membiasakan anak sikat gigi sebelum tidur melalui berbagai media, melalui internet contohnya, atau buku bacaan kesehatan lainnya.

Tips membiasakan anak sikat gigi sebelum tidur berikut ini bisa anda jadikan contoh dalam mendisplinkan anak menggosok gigi. :

  • Memberikan contoh secara terus menerus atau menjadi teladan. Ketika akan pergi tidur, ajaklah terlebih dulu anak-anak untuk membersihkan bagian tubuh mereka seperti membasuh wajah, mencuci kedua tangan dan kaki, lalu sikat gigi.

  • Usahakan ketika mengajak anak untuk membersihkan gigi diawali dengan ajakan yang menyenangkan. Dengan bermain terlebih dulu atau dengan candaan, sehingga ketika anak diajak untuk menggosok gigi, mereka akan melakukannya dengan senang hati.

  • Ceritakan dongeng karangan sendiri mengenai peri gigi atau tokoh lainnya ketika anak tak mau menjalankan rutinitas menggosok gigi. Tujuannya bukan untuk menakuti-nakuti tetapi agar si anak sadar bahwa gigi yang bersih adalah hal yang baik.

  • Beri pengertian mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi pada anak.
  • Berikan pujian setiap anak selesai melakukan tugasnya. Anak akan merasa dirinya menjadi bagian penting ketika ia mendapatkan pengakuan atas apa yang telah dicapainya. Dengan begitu anak akan semakin semangat dalam mengerjakan setiap rutinitasnya.

Demikian beberapa tips membiasakan anak sikat gigi sebelum tidur yang bisa diberikan, semoga bisa dijadikan bahan pelajaran dalam mengajak anak menjaga kebersihan gigi. Selamat mencoba.

Jumat, 28 November 2014

Bagaimana Manajemen Diabetes Saat Berpuasa?

 Bagaimana Manajemen Diabetes Saat Berpuasa?
 

Memang banyak sekali larangan makanan untuk penderita diabetes, seperti makanan dengan gula tambahan, makanan berkarbohidrat tinggi, dan makanan bersantan, namun dengan berpuasa, keinginan untuk makan makanan yang dilarang ini menjadi lebih kecil. Manajemen diabetes saat berpuasa sangat mudah, hanya menyamakan jadwal makan dengan sahur dan berbuka. Makan snack seperti buah-buahan bisa dilakukan sebelum atau sesudah tarawih.

Puasa bisa membantu penderita diabetes untuk menyembuhkan penyakitnya, namun ini harus didukung dengan komitmen yang kuat untuk tidak mengkonsumsi makanan yang dilarang. Yang harus diingat oleh para penderita diabetes yang ingin berpuasa adalah pengobatan tidak dihentikan, hanya saja disesuaikan dengan jadwal makan sahur dan berbuka. Jika dapat diatur dengan baik, maka berpuasa untuk penderita diabetes tidak berbahaya, bahkan bisa membantu proses penyembuhan.

Berpuasa Untuk Menurunkan Kadar Gula Dalam Darah

Kadang jika tidak sedang berpuasa, keinginan untuk makan sangat tinggi. Untuk para penderita diabetes, terkadang menahan untuk makan makanan yang diinginkan sangat sulit. Saat berpuasa, keinginan untuk makan akan berkurang, dan ini sangat baik, namun ketika berbuka, pasti banyak godaan untuk memakan makanan yang ada di meja makan. Hal yang sebaiknya dihindari saat berpuasa adalah menyediakan makanan yang dilarang bagi penderita diabetes. Anda bisa mengkreasikan makanan lezat dan sehat saat berbuka. Manajemen diabetes saat berpuasa sangat penting untuk berpuasa dengan nyaman. Berpuasa identik dengan makanan yang manis, sirup, kolak, teh manis, dan lain sebagainya. Makanan ini bisa Anda ganti dengan sop buah yang mendapatkan rasa manis alami dari buah. Sebaiknya Anda mulai menuliskan menu sehat saat berbuka untuk persiapan berpuasa.

Langkah Yang Harus Dilakukan Sebelum Berpuasa

Banyak hal yang harus Anda persiapkan untuk berpuasa, misalnya konsultasi ke dokter tentang bagaimana kadar gula dalam darah Anda. Anda juga harus meminta jadwal ulang pola makan Anda. Jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka juga harus diperhatikan. Saat berpuasa, pengobatan tidak dihentikan, karena itu sebaiknya Anda juga mengkonsultasikan ini kepada dokter.

Manajemen diabetes saat berpuasa pasti membutuhkan nasehat dokter, jadi jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda mulai berpuasa. Dan jika ada hal yang terjadi pada kesehatan Anda saat Anda menjalankan puasa, sebaiknya Anda memeriksakan keadaan Anda. Jika Anda bisa menahan diri dari sesuatu yang dilarang dokter saat berpuasa, Anda pasti bisa berpuasa dengan lancar.

Kolesterol Tinggi Picu Asam Urat?

 Kolesterol Tinggi Picu Asam Urat?

 
Seringkali opini masyarakat yang terlanjur beredar dan berkembang selalu mengaitkan antara penyakit kolesterol tinggi dengan asam urat. Celakanya, opini ini terlanjur dipercaya dalam masyarakat dan belum tentu benar. Beberapa jenis makanan kolesterol tinggi memang bisa menyebabkan asam urat, namun tidak semua makanan penyebab asam urat mengandung kolesterol tinggi. Benarkah kolesterol tinggi picu asam urat? Kenali dengan benar beberapa data dan fakta tentang kolesterol dan asam urat berikut ini.

Data dan Fakta

Berikut ini beberapa data dan fakta yang menunjukkan kaitan bahwa kolesterol tinggi picu asam urat sebagaimana diolah dari berbagai sumber, yaitu:

Purin
Zat purin yang merupakan hasil akhir oksidasi makanan seperti hati, limfa dan jantung atau jeroan lain. Tidak hanya jeroan, beberapa jenis makanan seafood lain seperti cumi-cumi, udang, dan kerang juga memiliki kadar purin yang tinggi.

Kolesterol tinggi
Faktanya, beberapa jenis makanan dengan kadar purin tinggi seperti yang telah disebutkan di atas juga memiliki kadar kolesterol yang tinggi dan berpotensi menaikkan kadar kolesterol dalam darah.

Kaitan
Konsumsi jenis makanan yang memiliki kadar purin dan kolesterol tinggi dalam jumlah yang banyak ataupun frekuensi yang tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan penyakit seperti asam urat dan penyakit jantung koroner serta stroke, sehingga tidak mengherankan apabila timbul opini dalam masyarakat yang mengaitkan antara penyakit kolesterol tinggi dan asam urat.

Namun demikian, tidak semua jenis makanan dengan kandungan kolesterol tinggi picu asam urat. Beberapa jenis makanan yang digoreng menggunakan minyak goreng bekas berkali-kali juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah tetapi tidak meningkatkan kadar zat purin pemicu asam urat, demikian juga dengan makanan penyebab asam urat seperti bayam, kacang-kacangan dan kangkung yang tidak mengandung kolesterol. Beberapa jenis makanan dengan kadar kolesterol dan purin tinggi memang berasal dari konsumsi produk hewani. Oleh karenanya, bagi mereka yang sudah berusia di atas 40-an memang disarankan mengurangi konsumsi jeroan dan seafood agar terhindar dari serangan asam urat dan kolesterol tinggi. Semoga bermanfaat.